Pelaksanaan Program Kerja UM BBM Tematik Literasi Perpusnas 2026: Membaca Nyaring di SDN 1 Desa Burno

  • Jul 20, 2026
  • KIM DESA BURNO

Burno, 20 Juli 2026 – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang tergabung dalam Program UM BBM Tematik Literasi Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Tahun 2026 melaksanakan kegiatan Membaca Nyaring (Read Aloud) di SDN 1 Burno. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja yang bertujuan menumbuhkan minat baca serta meningkatkan kemampuan literasi siswa sejak usia dini.
Kegiatan membaca nyaring berlangsung dengan penuh semangat dan diikuti oleh siswa-siswi SDN 1 Burno. Mahasiswa KKN membacakan cerita yang menarik dan edukatif dengan intonasi serta ekspresi yang interaktif sehingga mampu menarik perhatian para peserta didik. Suasana belajar pun menjadi lebih menyenangkan dan komunikatif.
Selain membacakan cerita, mahasiswa juga mengajak siswa berdiskusi mengenai isi cerita, tokoh, pesan moral, serta nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Metode ini diharapkan dapat melatih kemampuan menyimak, berpikir kritis, dan keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat.
Guru SDN 1 Burno memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberikan pengalaman belajar yang berbeda sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga mendukung Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang terus dikembangkan.
Melalui Program UM BBM Tematik Literasi Perpusnas 2026, mahasiswa tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih inspiratif dan menyenangkan bagi anak-anak.
Diharapkan kegiatan membaca nyaring ini dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap buku, meningkatkan kemampuan membaca dan memahami isi bacaan, serta membentuk karakter positif melalui berbagai cerita yang disampaikan.
Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta penguatan budaya literasi di Desa Burno. Semoga kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi muda.