Selamat Hari Raya Ketupat/Lebaran Hari Ke-7
- Mar 28, 2026
- SAIFUL ARIFIN
Memasuki hari ketujuh setelah Hari Raya Idul Fitri, masyarakat kembali merayakan tradisi Lebaran Ketupat dengan penuh suka cita. Momen ini menjadi bagian penting dari rangkaian perayaan Idul Fitri yang sarat dengan nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan rasa syukur.
Lebaran Ketupat identik dengan hidangan khas berupa ketupat yang disajikan bersama opor ayam, sayur lodeh, dan berbagai lauk pendamping lainnya. Warga mempersiapkan hidangan tersebut sebagai bentuk syukur sekaligus untuk menjamu sanak saudara dan tamu yang datang bersilaturahmi.
Pada perayaan ini, masyarakat saling berkunjung dari rumah ke rumah, mempererat hubungan kekeluargaan dan memperkuat tali persaudaraan. Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat di setiap sudut lingkungan, mencerminkan nilai gotong royong yang masih terjaga.
Selain sebagai tradisi, Lebaran Ketupat juga memiliki makna filosofis yang mendalam. Ketupat melambangkan kesucian hati setelah menjalani ibadah puasa serta menjadi simbol saling memaafkan antar sesama.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, perayaan Lebaran Ketupat diharapkan dapat memperkuat persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat. Tradisi ini menjadi warisan budaya yang patut dilestarikan dari generasi ke generasi.
Selamat Hari Raya Ketupat, Lebaran hari ke-7. Semoga kebahagiaan, keberkahan, dan kebersamaan senantiasa menyertai kita semua.