Satrio Lembu Suro dari Desa Argosari Lumajang, memeriahkan acara Utsawa Dharma Gita (UDG) ke-XXVII tingkat Kabupaten Lumajang yang digelar di Desa Burno.
- Dec 28, 2025
- KIM DESA BURNO
Penampilan Satrio Lembu Suro menjadi salah satu hiburan budaya yang paling dinantikan dalam rangkaian acara UDG. Dengan gerak yang atraktif serta iringan musik tradisional, kesenian ini menghadirkan suasana semarak dan penuh antusiasme di tengah pelaksanaan kegiatan keagamaan Hindu tersebut.
Para penonton yang memadati area acara tampak terhibur dan memberikan apresiasi berupa tepuk tangan meriah. Tidak hanya masyarakat setempat, para kontingen UDG dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lumajang juga ikut menyaksikan dan mengabadikan momen penampilan kesenian tersebut.
Kehadiran Satrio Lembu Suro juga menjadi bentuk pelestarian seni dan budaya daerah yang masih terus dijaga oleh masyarakat Argosari. Melalui panggung UDG ke-XXVII ini, kesenian tradisional dapat dikenal lebih luas oleh generasi muda dan masyarakat lintas wilayah.
Panitia UDG ke-XXVII Kabupaten Lumajang menyampaikan bahwa penampilan kesenian daerah sengaja dihadirkan untuk menambah semarak acara sekaligus memperkuat nilai kebudayaan lokal. Hal ini sejalan dengan tujuan UDG sebagai ajang penguatan nilai spiritual, seni, dan budaya umat Hindu.
Selain menampilkan lomba-lomba keagamaan, UDG ke-XXVII di Desa Burno juga diisi dengan berbagai pertunjukan seni budaya tradisional. Hal tersebut menjadikan acara tidak hanya bersifat religius, tetapi juga edukatif dan menghibur bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan suksesnya penampilan Satrio Lembu Suro Argosari, Utsawa Dharma Gita ke-XXVII Kabupaten Lumajang berlangsung semakin meriah dan berkesan. Diharapkan kegiatan ini dapat terus menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus mempererat persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Lumajang.