Kegiatan kunjungan ibu nifas sekaligus pengambilan darah bayi untuk pemeriksaan SHK (Skrining Hipotiroid Kongenital) dilaksanakan di Dusun Krajan 2, Desa Burno.
- Jan 15, 2026
- KIM DESA BURNO
Kegiatan kunjungan ibu nifas sekaligus pengambilan darah bayi untuk pemeriksaan SHK (Skrining Hipotiroid Kongenital) dilaksanakan di Dusun Krajan 2, Desa Burno. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan kesehatan berkelanjutan yang bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan ibu pasca melahirkan serta memastikan tumbuh kembang bayi sejak dini.
Kunjungan ini dilakukan oleh petugas kesehatan bersama kader posyandu setempat dengan mendatangi langsung rumah ibu nifas. Dalam kunjungan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan kondisi ibu nifas, termasuk pemantauan masa pemulihan setelah persalinan, pemberian edukasi tentang perawatan diri, serta pentingnya asupan gizi dan istirahat yang cukup.
Selain pemeriksaan ibu nifas, petugas kesehatan juga melakukan pengambilan sampel darah bayi untuk pemeriksaan SHK. Pemeriksaan ini sangat penting untuk mendeteksi secara dini kemungkinan gangguan hormon tiroid pada bayi yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan jika tidak ditangani sejak awal.
Proses pengambilan darah bayi dilakukan dengan prosedur yang aman dan sesuai standar kesehatan. Petugas memberikan penjelasan kepada orang tua bayi mengenai tujuan pemeriksaan SHK, manfaatnya, serta tindak lanjut yang akan dilakukan apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi gangguan kesehatan.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari keluarga dan masyarakat Dusun Krajan 2. Orang tua bayi merasa terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan langsung ke rumah, sehingga memudahkan mereka dalam memperoleh layanan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.
Pemerintah Desa Burno berharap melalui kegiatan kunjungan ibu nifas dan pengambilan darah bayi SHK ini, derajat kesehatan ibu dan anak dapat terus meningkat. Sinergi antara petugas kesehatan, kader, dan masyarakat diharapkan mampu mendukung upaya pencegahan serta deteksi dini masalah kesehatan sejak usia dini.